D-mannose adalah sejenis gula yang berhubungan dengan glukosa yang lebih dikenal. Gula ini sama-sama gula sederhana — artinya, mereka hanya terdiri dari satu molekul gula. Juga, keduanya terjadi secara alami di tubuh Anda dan juga ditemukan di beberapa tanaman dalam bentuk pati.
Beberapa buah dan sayuran mengandung D-mannose, termasuk:
cranberry (dan jus cranberry)
apel
jeruk
Persik
Brokoli
kacang hijau
Gula ini juga ditemukan dalam suplemen nutrisi tertentu, tersedia dalam bentuk kapsul atau bubuk. Beberapa mengandung D-mannose dengan sendirinya, sementara yang lain termasuk bahan tambahan, seperti:
cranberi
ekstrak dandelion
kembang sepatu
naik pinggul
probiotik
Banyak orang menggunakan D-mannose untuk mengobati dan mencegah infeksi saluran kemih (ISK). D-mannose dianggap menghalangi bakteri tertentu tumbuh di saluran kemih. Tetapi apakah itu berhasil?
Apa yang dikatakan sains
Bakteri E. coli menyebabkan 90 persen dari UTI. Begitu bakteri ini memasuki saluran kemih, mereka menempel ke sel, tumbuh, dan menyebabkan infeksi. Para peneliti berpikir bahwa D-mannose bekerja untuk ISK dengan mencegah bakteri ini menempel.
Setelah Anda mengonsumsi makanan atau suplemen yang mengandung D-mannose, akhirnya tubuh Anda menghilangkannya melalui ginjal dan masuk ke saluran kemih. Sementara di saluran kemih, ia bisa menempel pada bakteri E. coli yang mungkin ada di sana. Akibatnya, bakteri tidak bisa lagi menempel pada sel dan menyebabkan infeksi.
Tidak banyak penelitian tentang efek D-mannose ketika diambil oleh orang yang memiliki UTI, tetapi beberapa studi awal menunjukkan bahwa itu mungkin membantu.
Sebuah studi 2013 mengevaluasi D-mannose pada 308 wanita yang sering mengalami UTI. D-mannose bekerja sama dengan antibiotik nitrofurantoin untuk mencegah ISK selama periode 6 bulan.
Dalam sebuah studi 2014, D-mannose dibandingkan dengan antibiotik trimetoprim / sulfametoksazol untuk pengobatan dan pencegahan seringnya UTI pada 60 wanita. D-mannose mengurangi gejala ISK pada wanita dengan infeksi aktif. Itu juga lebih efektif daripada antibiotik untuk mencegah infeksi tambahan.
Sebuah studi 2016 menguji efek D-mannose pada 43 wanita dengan ISK aktif. Pada akhir penelitian, kebanyakan wanita mengalami gejala membaik.
Cara menggunakan D-mannose
Banyak produk D-mannose yang berbeda tersedia. Ketika memutuskan untuk menggunakannya, Anda harus mempertimbangkan tiga hal:
apakah Anda mencoba mencegah infeksi atau mengobati infeksi yang aktif
dosis yang harus Anda ambil
jenis produk yang ingin Anda ambil
D-mannose biasanya digunakan untuk mencegah ISK pada orang yang sering mengalami UTI atau untuk mengobati ISK aktif. Penting untuk mengetahui dari mana Anda menggunakannya karena dosis akan berbeda.
Namun, dosis terbaik untuk digunakan tidak sepenuhnya jelas. Untuk saat ini, dosis yang telah digunakan dalam penelitian direkomendasikan:
Untuk mencegah seringnya UTI: 2 gram sekali sehari, atau 1 gram dua kali sehari.
Untuk mengobati ISK aktif: 1,5 gram dua kali sehari selama 3 hari, dan kemudian sekali sehari selama 10 hari; atau 1 gram tiga kali sehari selama 14 hari.
D-mannose datang dalam bentuk kapsul dan bubuk. Bentuk yang Anda pilih terutama tergantung pada preferensi Anda. Anda mungkin lebih suka bedak jika Anda tidak suka menggunakan kapsul besar atau ingin menghindari pengisi yang disertakan dalam beberapa kapsul produsen.
Perlu diingat bahwa banyak produk menyediakan kapsul 500 miligram. Ini berarti Anda mungkin perlu mengambil 2-4 kapsul untuk mendapatkan dosis yang diinginkan.
Untuk menggunakan bubuk D-mannose, larutkan dalam segelas air, lalu minum campurannya. Bubuk mudah larut, dan air akan memiliki rasa manis.
Efek samping dari mengambil D-mannose
Kebanyakan orang yang mengonsumsi D-mannose tidak mengalami efek samping, tetapi beberapa mungkin memiliki kotoran atau diare yang longgar.
Jika Anda menderita diabetes, bicarakan dengan dokter Anda sebelum mengambil D-mannose. Masuk akal untuk berhati-hati karena D-mannose adalah bentuk gula. Dokter Anda mungkin ingin memantau kadar gula darah Anda lebih dekat jika Anda mengambil D-mannose.
Jika Anda memiliki UTI aktif, jangan menunda berbicara dengan penyedia layanan kesehatan. Meskipun D-mannose mungkin membantu mengobati infeksi bagi sebagian orang, bukti tidak terlalu kuat pada titik ini. Menunda pengobatan dengan antibiotik yang terbukti efektif dapat menyebabkan infeksi ginjal dan darah yang lebih serius.
Tetaplah dengan metode yang terbukti
Lebih banyak penelitian perlu dilakukan, tetapi D-mannose tampaknya menjadi suplemen nutrisi yang menjanjikan yang dapat menjadi pilihan untuk mengobati dan mencegah ISK, terutama pada orang yang sering mengalami UTI. Kebanyakan orang yang menggunakannya tidak mengalami efek samping apa pun.
Bicarakan dengan dokter Anda jika Anda memiliki ISK aktif. Meskipun D-mannose mungkin membantu mengobati ISK bagi sebagian orang, penting untuk mengikuti metode pengobatan yang terbukti untuk mencegah berkembangnya infeksi yang lebih serius.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar